AMBALAN PRAMUKA IBNU SINA & RUFAIDAH BIN SAAD SMK BINA MANDIRI REMBANG MEMBUAT PIONERING.
Rembang- SMK Bina Mandiri Rembang. Ambalan Ibnu Sina & Rufaidah Bin Saad membuat pionering bersama-sama, Jumat (06/09/19) di halaman sekolah oleh masing-masing regu yang terdiri dari 10 anggota dan akan membuat sebuah pionering dari tongkat kayu.
Pradana putra ambalan Ibnu Sina & Rufaidah bin Saad pangkalan SMK Bina Mandiri kak Naufal Syahrul menjelaskan pionering adalah salah satu teknik pramuka dalam penggunaan peralatan tongkat dan tali yang dirangkai menjadi sebuah model suatu objek. “Contoh dari hasil pionering nanti bisa berupa menara pantau, rak sepatu, rak piring, dan tandu darurat,” ujar lelaki yang biasa dipanggil kak Syahrul tersebut.
Selain itu kak Syahrul juga menambahkan, tujuan dari pembuatan pionering untuk memberikan informasi, ilmu baru dan mengasah keterampilan anggota pramuka untuk membuat alat sederhana tetapi bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. “Setelah belajar membuat pionering, siswa diharap dapat mengaplikasikan dikehidupan pada saat dan sesudah kegiatan kepramukaan.”
Sementara pembina pramuka pangkalan SMK Bina Mandiri Rembang ialah kak Ahmad Muslih, S.pd selaku pembina putra (ibnu sina) dan kak Fina Dwi E, S.pd selaku pembina putri (rufaidah bin saad).
Beliau berharap dengan kegiatan pramuka siswa bisa mendapatkan banyak manfaat. Baik itu manfaat untuk dirinya secara pribadi maupun manfaat untuk masyarakat. “Dengan membuat pionering siswa dapat memupuk rasa kebersamaan, kekompakan, dan kerjasama yang baik antar anggota.”
Kak Fatimah selaku penegak bantara menambahkan “Saya puas melihat hasil pionering yang dibuat anggota pramuka ambalan ibnu sina & rufaidah bin saad, pada kesempatan ini menurutnya Cukup menarik, bagus, kreatif & inovatif ,” akunya.
Setelah berhasil membuat pionering rak sepatu,ketua regu penegas 1 kak Affidah Yulaini mengaku senang karena bisa membuat bersama anggota yang lain. “Meskipun harus kepanasan, tapi karena dikerjakan bersama-sama akhirnya pionering rak sepatu bisa diselesaikan tepat waktu,” kata kak Affidah Yulaini.
Penulis : Hardi Dkr



Komentar
Posting Komentar