Keren!!! Absensi Penerimaan Anggota Baru Saka Bhayangkara Ranting Pamotan Menggunakan Barcode
Pamotan - Teknologi merupakan buah pemikiran era globalisasi, yang diciptakan agar manusia semakin maju dan berinovasi. Namun pada praktiknya, teknologi masih sering disalah gunakan. Teknologi sering dimanfaatkan untuk menipu, menebar kebencian dan penyebaran konten asusila, serta alat untuk saling menghujat dan menghina. Padahal, jika digunakan dengan bijak teknologi akan memberikan manfaat yang luar biasa bukan?
Jangan jadikan teknologi sebagai “kambing hitam” atas degradasi moral bangsa ini. Namun, masyarakat harus lebih memperhatikan penanaman nilai karakter pada setiap generasi muda agar semakin bijak dalam mengikuti arus globalisasi. Padahal, degradasi moral tersebut dapat dicegah sejak dini melalui pendidikan berbasis karakter, salah satunya melalui kegiatan pramuka.
Kebanyakan orang pasti berpikir bahwa kegiatan pramuka identik dengan teknik tali-temali, sambung-menyambung tongkat, dan beradaptasi dengan alam. Namun siapa sangka, dibalik image tersebut para anggota pramuka juga mampu berkarya di bidang teknologi. Salah satunya dengan diselenggarakannya Perkemahan Penerimaan Anggota Baru Saka Bhayangkara Ranting Pamotan ini, mereka menfaatkan Barcode sebagai alat aplikasi disemua kegiatan.
Barcode ini bertujuan sebagai bahan informasi dan intruksi dalam semua kegiatan. Kegiatan ini di selenggarakan di halaman Mapolsek Pamotan dan di ikuti sebanyak 41 peserta. Dengan mengusung Tema “Mewujudkan kader-kader bangsa yang memiliki akhlak dan moral pancasila guna ikut serta bertanggung jawab terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendidikan kebayangkaraan di dalam gerakan Pramuka”, Sabtu – Minggu (14-15 September 2019).
Para peserta tampak sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti acara tersebut. Kak Misbah selaku Dewan Saka mengatakan, kegiatan ini sangat berkesan dan tidak akan pernah terlupakan, dan bakal selalu teringat. Karena tahun ini menggunakan sistem Borcode dalam setiap pelaksanaan kegiatan terutama di absensi.
“Dikegiatan ini kita menggunakan Barcode, nantinya semua peserta mempunyai Barcode sendiri untuk absensi dan tidak itu saja, Barcode kita manfaatkan juga buat penjelajahan. Karena kita ingin menggunakan hal baru yang belum pernah digunakan tahun-tahun sebelumnya, terutama dibidang teknologi. Kegiatan ini merupakan Angkatan yang ke-14, sehingga kita kemas dalam bentuk permainan dan perlombaan, dan kita berharap peserta bisa bergembira, “ ujarnya.
Penulis: Hardi Dkr



Komentar
Posting Komentar